Penyakit Campak yang Ketiga....
beberapa waktu yang lalu aku sempet kenacampak.
bukannya campak yang dilempar-lempar...tapi penaykit campak!
padahal AKU UDAH KENA CAMPAK DUA KALI SEBELUMNYA!!!!!
sebel bangeeetttttttt........aku gak ke sekolah 5 harian gitu. nah...karena bosen di rumah sambil tidur2an di kasur, aku cari2 tentang penyakit campak di wikipedia. kalo mau liat juga,klik di sini
Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus.[hooo....iyah, bener nih...gejalanya sama PERSIS! pantes mataku gatel2 katak mau bisulan dan kelenjar di leher bengkak semuaaa...]
Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.[Novianto yang duduk di sebelahku! dia juga kena campak!!! berarti setidaknya aku udah menghirup PERCIKAN AIR LUDAHnya!!! YIEKKSSS..jorok bangettt]
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
[bohong!!!!!!kenapa aku bisa kena TIGA KALIIIIII!!! tIGA KALI . ya ampunnn...]
Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah: - bayi berumur lebih dari 1 tahun - bayi yang tidak mendapatkan imunisasi - remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua. [well....ada kata REMAJA. yeah. aku emang REMAJA kan?!! mungkin aku belum dapet imunisasi kedua...]
Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak:
Infeksi bakteri : Pneumonia dan Infeksi telinga tengah
Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga pendeita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan
Ensefalitis (inteksi otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus
[yahhh..setelah aku baca yang ini, aku ngerasa penyakit campakku makin parah. jadi aku langsung brenti baca...]
bukannya campak yang dilempar-lempar...tapi penaykit campak!
padahal AKU UDAH KENA CAMPAK DUA KALI SEBELUMNYA!!!!!
sebel bangeeetttttttt........aku gak ke sekolah 5 harian gitu. nah...karena bosen di rumah sambil tidur2an di kasur, aku cari2 tentang penyakit campak di wikipedia. kalo mau liat juga,klik di sini
Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus.[hooo....iyah, bener nih...gejalanya sama PERSIS! pantes mataku gatel2 katak mau bisulan dan kelenjar di leher bengkak semuaaa...]
Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.[Novianto yang duduk di sebelahku! dia juga kena campak!!! berarti setidaknya aku udah menghirup PERCIKAN AIR LUDAHnya!!! YIEKKSSS..jorok bangettt]
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
[bohong!!!!!!kenapa aku bisa kena TIGA KALIIIIII!!! tIGA KALI . ya ampunnn...]
Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah: - bayi berumur lebih dari 1 tahun - bayi yang tidak mendapatkan imunisasi - remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua. [well....ada kata REMAJA. yeah. aku emang REMAJA kan?!! mungkin aku belum dapet imunisasi kedua...]
Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak:
Infeksi bakteri : Pneumonia dan Infeksi telinga tengah
Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga pendeita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan
Ensefalitis (inteksi otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus
[yahhh..setelah aku baca yang ini, aku ngerasa penyakit campakku makin parah. jadi aku langsung brenti baca...]


0 komentar:
Posting Komentar