TTB (Tidak Tahu Balu)
Waktu itu aku masih satu tempat les dengan manusia-manusia sebangsa Panji, Vita, Viona, Fatim, Tami, Hans, Puspita, Raja Risa, Shinta, dan lain-lain. Suatu hari pelajarannya tuh, Matematika. Tentornya bernama mas Novis. Nah, enggak tahu kenapa nih tentor kalo lagi ngasih les hobinya cerita ngalor-ngidul-ngetan-ngulon.... Semuanya diceritain. Mulai dari kisah masa sekolahnya yang pernah hidup jadi seorang penyiar radio (gara-gara Fatim yang juga siaran di radio), sampai hal-hal ynag berkaitan dengan masalah keluarga.
Nah, kuping kami lagi belum dido’ain kali, ya.... jadi hari itu Sang Tentor sedang menceritakan keluarganya (LOL!). Ceritanya, dia tuh, punya banyak saudara. Mungkin selusinan lah. Katanya si empunya keluarga, nih, setiap anak alias saudara-saudaranya rata-rata enggak jauh beda jarak lahirnya. Biasanya jarak setahun atau dua tahun udah brojol lagi. Itu katanya….
Nah, kebetulan manusia ajaib yang bernama Panji itu emang selalu iseng pikirannya (diragukan masih normal atau tidak), akhirnya terciptalah julukan untuk sang Tentor yaitu TTB.
TTB sendiri awalnya adalah singkatan dari Tiap Tahun Brojol. Namun, atas sumbangsih dari para makhluk-makhluk yang aneh lainnya, akhirnya diplesetin jadi Tiba-Tiba Brojol. Sungguh, kami tidak berniat memberi julukan yang aneh-aneh pada Tentor kami, tapi itulah hal yang paling
Waktu itu aku masih satu tempat les dengan manusia-manusia sebangsa Panji, Vita, Viona, Fatim, Tami, Hans, Puspita, Raja Risa, Shinta, dan lain-lain. Suatu hari pelajarannya tuh, Matematika. Tentornya bernama mas Novis. Nah, enggak tahu kenapa nih tentor kalo lagi ngasih les hobinya cerita ngalor-ngidul-ngetan-ngulon.... Semuanya diceritain. Mulai dari kisah masa sekolahnya yang pernah hidup jadi seorang penyiar radio (gara-gara Fatim yang juga siaran di radio), sampai hal-hal ynag berkaitan dengan masalah keluarga.
Nah, kuping kami lagi belum dido’ain kali, ya.... jadi hari itu Sang Tentor sedang menceritakan keluarganya (LOL!). Ceritanya, dia tuh, punya banyak saudara. Mungkin selusinan lah. Katanya si empunya keluarga, nih, setiap anak alias saudara-saudaranya rata-rata enggak jauh beda jarak lahirnya. Biasanya jarak setahun atau dua tahun udah brojol lagi. Itu katanya….
Nah, kebetulan manusia ajaib yang bernama Panji itu emang selalu iseng pikirannya (diragukan masih normal atau tidak), akhirnya terciptalah julukan untuk sang Tentor yaitu TTB.
TTB sendiri awalnya adalah singkatan dari Tiap Tahun Brojol. Namun, atas sumbangsih dari para makhluk-makhluk yang aneh lainnya, akhirnya diplesetin jadi Tiba-Tiba Brojol. Sungguh, kami tidak berniat memberi julukan yang aneh-aneh pada Tentor kami, tapi itulah hal yang paling


0 komentar:
Posting Komentar